
Harga emas diperkirakan akan mengalami penurunan mingguan pada hari Jumat (15/8), karena data inflasi AS yang lebih tinggi dari perkiraan mengurangi harapan pemangkasan suku bunga The Fed sebesar 50 basis poin (bps) pada bulan September.
Harga emas spot naik 0,1% menjadi $3.339 per ons pada pukul 02.44 GMT. Harga emas batangan telah turun 1,8% selama seminggu. Harga emas berjangka AS untuk pengiriman Desember stagnan di $3.384. "Emas masih bergulat dengan dampak lonjakan IHP, yang menimbulkan pertanyaan tentang seberapa jauh kecenderungan The Fed untuk menurunkan suku bunga tahun ini," kata Tim Waterer, kepala analis pasar di KCM Trade.
Indeks harga produsen (IHP) AS naik 3,3% year-on-year pada bulan Juli, melampaui proyeksi kenaikan 2,5%, data Departemen Tenaga Kerja menunjukkan pada hari Kamis. Klaim pengangguran mingguan tercatat lebih rendah dari perkiraan, yaitu 224.000, dibandingkan perkiraan 228.000. Secara terpisah, harga konsumen AS hanya meningkat tipis pada bulan Juli, memperkuat harapan akan penurunan suku bunga The Fed.
Namun, angka PPI yang lebih tinggi dari perkiraan meredam harapan akan siklus pelonggaran yang agresif, sehingga memperkecil kemungkinan The Fed akan memilih penurunan suku bunga sebesar 50 bps pada pertemuan berikutnya. "Jika lonjakan harga grosir ini berubah menjadi tren yang kemudian berdampak pada peningkatan IHK, ekspektasi penurunan suku bunga AS dapat dikurangi, yang dapat menghambat kinerja emas dari perspektif imbal hasil," kata Waterer.
Presiden The Fed St. Louis, Alberto Musalem, mengatakan penurunan suku bunga setengah poin pada bulan September tidak diperlukan, sehari setelah Menteri Keuangan Scott Bessent mengatakan hal itu mungkin dilakukan.
Emas yang tidak memberikan imbal hasil (non-yield) tumbuh subur dalam lingkungan suku bunga rendah. Di sisi geopolitik, investor meremehkan peluang terobosan besar untuk mengakhiri perang di Ukraina dari pertemuan hari Jumat antara Donald Trump dan Vladimir Putin, meskipun ada beberapa tanda kemajuan.
Di tempat lain, perak spot turun 0,2% menjadi $37,91 per ons, platinum turun 0,2% menjadi $1.354,94, dan paladium turun 0,3% menjadi $1.142,51.(alg)
Sumber: Reuters
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...
Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...
Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...
Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...
Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...